Ada sebagian umat Islam dalam kehidupan keberagamaannya yang melakukan perbuatan Radikal dan Ekstrim, seperti : ada yg bertindak sebagi teroris, mengkafirkan sesama Muslim , tidak toleransi antar umat beragama dan antar mazhab dalam agama dsb. Semua perbuatan tsb sangatlah menodai citra Islam yang Rakhmatan lil’Alamin.
Sepengetahuan saya semua perbuatan tsb dilandasi oleh pemahaman agama yang keliru dan mudah sekali dipengaruhi oleh musuh-musuh Islam seperti ; Yahudi dgn Zionisnya, Nasrani dgn Salibisnya, Amerika dan Barat dgn Imperialisnya, serta Kaum Munafik dgn Fitnahnya. Secara garis besarnya yg memicu semua perbuatan tsb adalah karena tidak adanya satu kesatuan perintah dari pimpinan (khalifah) di dalam Islam itu sendiri. Karena tidak ada satu kesatuan perintah, maka umat Islam melakukan tindakan sendiri atau mempunyai pemahaman terhadap Islam dengan pemikiran sendiri. Maka dari itu, timbulah golongan-golongan/mazhab-mazhab dalam Islam.
Kalau kita berfikir secara jernih dalam Islam diyakini bahwa Tuhannya satu, Kitab sucinya satu dan Nabinya satu, akan tetapi kenapa kemudian pemahamannya berbeda? Inilah yang selanjutnya menjadi pertanyaan besar dari saya. Apakah ada yang keliru dalam Islam. Kenapa yaaa? Whyyy?
Silahkan kepada para pembaca untuk memberikan komentar bebas dan tidak terikat oleh golongan/mazhab manapun.
Wassalam…
Filed under: Uncategorized
Pokokna pertamaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxx heula
kommeng belakangan
asyikkkkkkkkkkkkkkkkk
pertamaaaaaaaaaaaaaaaaxxxx terus
mungpung can aya nu nyahoeun
Aji mumngpung ni yeee…
Saya menunggu pemimpin adil itu akan menguasai dunia. Tapi bukan “menunggu” yang pasif!
Kami sudah mempunyai Wali Amr… Semoga Allah menjaganya…
Semoga pemimpin yg adil segera hadir ditengah-tengah masyarakat dunia dgn ikhtiar umat Islam yg optimal demi terwujudnya pemerintahan yg Mahdaniyah, sesuai dgn Islam sebagai agama yg Rakhmatan lil’Alamin. Trims telah berkunjung.
@@wawansyah
Anda bertanya:Kalau kita berfikir secara jernih dalam Islam diyakini bahwa Tuhannya satu, Kitab sucinya satu dan Nabinya satu, akan tetapi kenapa kemudian pemahamannya berbeda? Inilah yang selanjutnya menjadi pertanyaan besar dari saya. Apakah ada yang keliru dalam Islam. Kenapa yaaa? Whyyy
Unutk menjawab secara Ilmiah atas pertanyaan anda sangat sulit,
karena kebenaran itu ralatif dan juga subyctivebagi kita manusia. Tapi pertanyaan anda saya pandang dari segi agama maka KEBENARAN MUTLAK ADALAH milik aLLAH.
Dan apabila kita yakini Kebenaran Mutlak milik Allah maka apa saja yang terjadi didunia kita ini tidak lepas dari ketentuan Allah.
Banyak Firman Allah dalam Alqur’an yang menyatakan bahwa Umat ini akan terpecah belah dan saling membunuh.
Apabila kita umat Allah ini hidup Rukun bersatu. Maka akan timbul pertanyaan kemana Firman2 Allah tsb.? Wasalam
Nanti disambung lagi
@Aburahat
Pendapat anda sulit untuk dibantah. Karena fungsi Al Qur’an adalah sebagai pembeda antara hak dgn yg bathil, maka perbedaan pemahaman akan berlangsung sampai akhir zaman. Betul ngga Mas?
Wassalamu’alaikum…
@wawansyah
Salam kenal hadza min al faqir ila Allah!
seratus persen bukan wahabi!
@ahmed shahi kusuma,
Wa’alaikumsalam…
Salam kenal kembali, terimakasih sahabat Ahmed telah bersilaturakhmi ke blog saya. Alhamdulillah…