Imam Zaman Dalam Nash Al Qur’an dan Al Hadits

Imam Zaman Dalam Nash Al Qur’an:

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya” (QS. An-Nisaa’:59)

“Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa” (QS. Huud :49)

“Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebaikan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah, (QS. Al-Anbiyaa’ :73)

“Dan Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi, lalu Kami berkata: tunjukkanlah bukti kebenaranmu, maka tahulah mereka bahwasanya yang hak itu kepunyaan Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan. (QS. Al-Qashash:75)

“Dan ingatlah mengenai hari Kami utus bagi setiap umat seorang saksi bagi mereka dan dari jenis mereka sendiri dan Kami hadirkan dirimu sebagai saksi bagi mereka semua” (QS. An-Nahl:89)

“(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan imam (pemimpin) mereka; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun. Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar). (QS. Al Israa’:71-72)

Imam Zaman Dalam Nash Al Hadits:

“Barang siapa yang mati, tetapi tidak mengenal Imam Zamannya,  maka  ia mati dalam keadaan jahiliyyah.” (Al Hadits)

“Seseorang yang mati tanpa mempunyai Imam, maka ia mati  dalam keadaan jahiliyyah, dan orang ramai tidak dikecualikan sehingga mereka mengenal Imam mereka.” (Al Hadits)

“Barang siapa meninggal, sedangkan dia tidak mengetahui imam pada zamannya, maka dia meninggal secara jahilliyah.” (Al Hadits)

“Barang siapa yang mati ketika menanti kerajaan al-Qaim adalah umpama orang yang berada pada zaman kehadiran al-Qaim” (Al Hadits)

”Siapa yang mengingkari al Qaim dalam kegaibannya maka ia meninggal dalam keadaan jahiliah” (Al Hadits)

“Siapa meninggal tanpa seorang imam, maka dia meninggal dalam keadaan jahiliah dan siapa yang mengangkat tangan (berlepas diri) dari ketaatan, maka dia akan datang pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah pada dirinya” (Al Hadits)

Iklan

73 Tanggapan

  1. kembali menjalin silaturahmi

    dari al anbiyaa 71-73, jelas bahwa imam itu adalah para nabi dari ibrahim dan keturunannya

    tidak ada di alquran ayat yang menjelaskan kalo Ali dan keturunannya menjadi imam, kata2 syi’ah juga tidak ada di al quran. Perpecahan islam karena ulah orang Persia. Kejadian Karbala hanyalah dongeng, tak ada permusuhan antara Abu Bakar, Umar Usman dan Ali.

    saya mengundang saudaraku wawan kesini
    http://qarrobin.wordpress.com/2009/10/30/menguak-konspirasi-persia-dalam-merusak-islam-dan-memecah-belah-muslimin/

  2. Assalamu’alaikum…

    Alhamdulillah, selamat datang sdr Qarrobin untuk bersilaturakhmi ke Blog saya yg masih gersang ini, mungkin sajiannya kurang memuaskan, saya mohon ma’af atas segala kekurangannya.

    Perlu diketahui bahwa kendati nama Imam Ali tidak disebutkan secara jelas dan tegas dalam Al-Qur’an, namun dalam sabda-sabda Nabi saw disebutkan secara jelas nama Imam Ali yang merupakan proyeksi nyata dari hadits Ghadhir Khum dan hadits tsb isinya adalah pengumuman resmi akan kekhalifahannya. Hadis Ghadhir Khum, dari aspek sanadnya termasuk hadits yang mutawatir dan dari sisi dilâlah-nya (petunjuknya) merupakan bukti-bukti jelas akan imâmah Imam Ali.

    Terlepas dari hal ini, dalam Al-Qur’an juga terdapat ayat-ayat yang turun berkenaan dengan Imam Ali, dimana yang paling penting di antaranya adalah QS Al-Maidah : 55 yang artinya: ”Sesungguhnya wali kalian adalah hanya Allah Swt dan Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman yang mendirikan shalat serta memberikan zakat dalam keadaan ruku’”. Dalam kitab-kitab tafsir, sejarah dan riwayat-riwayat, dari berbagai mazhab, disebutkan bahwa ayat ini turun berkaitan dengan peristiwa Imam Ali yang sedang ruku’ sambil menginfakkan cincinnya dan bukti luarnya itu tidak ada yang lain kecuali Imam Ali, oleh karena itu meski Al-Qur’an tidak menyebutkan secara transparan nama Imam Ali, namun hal itu telah menunjukkan secara jelas dan nyata.

    Kalau saya mengacu kembali kepada komentar anda; Sunni, Khulafaur Rasyidin, Abubakar, Umar, Utsman, Aisyah dan para Sahabat yg lainnya, apakah ada dalam Al Qur’an? mohon penjelasannya.

    Wassalamu’alaikum…

  3. walladzina yuqimuna shalata
    dan orang-orang yang mendirikan shalat

    wa yu-tuna dzakata
    dan memberikan zakat

    wa hum rakiqun
    dan mereka rukuk

    hum artinya mereka, menjelaskan banyak orang, bukan 1 orang.

    di ayat itu tidak tertulis:
    fiy rukuq
    dalam keadaan rukuk

    hati-hatilah menterjemahkan al quran, jangan mengikuti hawa nafsu, apa yang saudara baca dari hadits tidak bisa dipegang sebagai kebenaran, hanya al quran yang dijaga kebenarannya oleh Allah

    saya disini tidak mengkritik Ali, tapi mengkritik perawi sejarah yang banyak membuat hadits palsu, agar manusia berpecah belah dan meninggalkan dari membaca dan meriset al quran.

    soal Abu bakar, Umar, Usman dan Ali, semuanya diputuskan secara musyawarah

    asy syuura 38
    …wa amruhum syuura baynahum…
    …dan urusan mereka (diputuskan dengan) musyawarah antara mereka…

    coba wawan baca dan pelajari link yang saya beri di atas,
    dan kita bisa membahasnya di blog saya

    • Assalamu’alaikum…

      Penjelasan saya tsb diatas mengenai QS Al-Maidah : 55 adalah menurut para Mufassir dari berbagai mazhab, sedangkan anda menafsirkan sendiri. Ma’af, justru andalah yg menambah perpecahan umat.

      Wassalamu’alaikum…

  4. Hehehe… rame nih kalau sudah masalah tafsiran…

    Numpang baca-baca dulu mas Wawan. 🙂

    • Iya betul Mas, saya hanya mengikuti para Mufassir dari berbagai mazhab saja. Sepengetahuan saya diantara mazhab dan aliran Islam hampir ada titik temunya, hanya tinggal menanggalkan egonya saja. Silahkan Mas baca-baca, namun ma’af sajiannya kurang memuaskan, masih banyak kekurangannya.

  5. Kunjungan malam neh kang.
    Kumaha damang ?

  6. ASSALAAMU’ALAIKUM..

    KEPADA SAHABATKU… SAMBUTLAH UCAPAN DARIKU. SERANGKAI KATA PENGGANTI DIRI. UNTUK MENYAMBUT HARI PERTEMUAN YANG BESAR. JARI SEPULUH KU SUSUN JUGA. AGAR KESALAHAN DIAMPUN SEMUA. TANDA IKHLAS PERSAHABATAN KITA.

    SALAM DUNIA, SALAM SEMUA, SALAM HARI RAYA EIDUL ADHA DAN SALAM PERPISAHAN “BERJARAK” DARI SAYA DI BANGI, MALAYSIA.

    Saudara Wawansyah17: Baru saja nak berkenalan namun saya harus pergi dulu dari dunia blog ini sementara atas tugasan yang harus diselesaikan.. nanti akan kembali mewarnainya semula. Maaf, baru untuk mengenali sudah mahu pergi pula. terima kasih kerana sudah ke laman saya. Salam mesra.

    -SITI FATIMAH AHMAD-

    • Wa’alaikumsalam…

      Selamat menunaikan kewajiban ibadah Haji wahai Sahabatku, karena itu merupakan panggilan Allah swt bagi yg sudah mampu. Semoga Allah swt menjamu tamu-Nya dgn berbagai hidangan Syurga yakni kenikmatan Iman dan Islam. Dan ibadah Haji adalah tempat berkumpulnya umat manusia diseluruh penjuru dunia untuk menjalin persatuan dan kesatuan umat. Semoga menjadi Haji yg Mabrur dan Mabruroh, amin ya Allah yaa Rabba’alamin.

      Wassalamu’alaikum…

  7. Assalamu A’laikum W.W
    Wah blog mas ini kelihatan bakal ramai nih. Karena muncul permasalahan yang sedang ramai2 dipermasalahkan.
    Saya ingin memberikan sedikit masukan untuk teman2 pikirkan dan diskusikan. Tapi saya harap diskusi mempunyai argumen. Karena ini merupakan diskusi agama jadi argumen berdasarkan nash Alqur’an dan hadits.
    Apa yang disampaikan diatas oleh pemilik blog ini adalah BENAR. Mdngapa saya katakan BENAR. mari kita perhatikan penjelasan saya:
    Agama Islam ini merupakan ORGANISASI terbesar, dan Pemiliknya adalah Allah Yang Maha Esa dan dengan segala ke Agungannya.
    Mari kita pikirkan apakah Kerajaan Allah ini (Islam) akan Allah biarkan begitu saja seperti anak ayam kehilangan induk pasca Rasul?. Tidak. Tidak mungkin dibiarkan tanpa ada yang mewakilNya dibumi ini. Oleh karena itu dalam Firman2Nya Allah telah mengisyaratkan siapa mereka2 yang akan melanjutkan misi Rasulullah. Banyak Firman2 Allah serta Sabda2 Rasul dan menunjuk siapa yang akan meneruskan misi Rasul serta yang akan mewakili Allah dalam memberikan petrunujuk.
    Ayat 59 An-Nisa adalah salah satu ketetapan Allah. Dan Ulil Amri ini pada jamaqn Rasul sudah ada. Dan pada jaman Rasul para sahabatpun taat padanya. Wasalam

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

      Alhamdulillah…mas Aburahat telah berkunjung ke blog saya yg masih sangat sederhana ini. Terimakasih Mas telah memberikan pencerahannya mengenai QS. An-Nisaa’:59. Saya juga sependapat dgn anda mengenai Uli Amri yg dimaksud dlm ayat tsb yaitu para Imam pada Zamannya yg mempunyai misi untuk menjelaskan al-Qur’an, menerangkan hukum-hukum syariat, menjaga masyarakat dari penyimpangan, menjawab seluruh pertanyaan yang bersangkutan dengan agama dan keyakinan, mengimplementasikan keadilan di tengah masyarakat, membentengi Islam yg Rakhmatan lil’Alamin dari musuh-musuhnya yg setiap saat menghancurkan Islam, baik internal maupun eksternal. Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan dan bimbingan dari Allah swt, amin ya Allah yaa Rabba’alamin.

      Wassalamu’alaikum…

  8. @wawansyah
    Terima kasih . Amin Insya Allah, Allah memberkati cita2 anda dgn blog ini dan menambah ilmu anda yang bermanfaat untuk umat. Amin
    Kita perlu pempelajari sejarah Islam yang benar. Dan memahami Firman2 Allah serta Hadits Rasul secara benar dan Utuh. Saya sangat perhatin dan ngeri melihat Umat Islam sekarang ini. Banyak umat islam sekarang ini menurut saya tidak beriman akan HARI KEMUDIAN/AKHIRAT.
    Mudah2 dalam bliog anda ini kita bisa mengingatkan mereka kembali. Wasalam

  9. Assalaamu’alaikum

    Hadir untuk memaklumi bahawa laman saudara sudah saya addkan ke laman saya di ruang MENUJU DUNIA SAHABAT agar memudahkan jalinan silaturahmi pada masa akan datang. Salam mesra dari Malaysia.

    • Wa’alaikumsalam…

      Alhamdulillah, terimakasih Sahabat Siti Fatimah Ahmad telah sudi untuk menjalin tali silaturakhmi dengan menambahkan link di ruang MENUJU DUNIA SAHABAT. Insya Allah, dimasa yg akan datang saya akan berkunjung untuk menjalin persahabatan yg lebih mesra lagi.

      Wassalamu’alaikum…

  10. Inilah Syiah (& Penjelasannya)
    Indonesia mungkin layak berkaca pada Iran, salah satu negara penghasil opium terbesar sesudah Amerika Selatan, karena melalui Program Harm Reduction mampu meredam pemakaian jarum suntik secara ilegal di lapas-lapas atau penjara.

    ==> JELAS SEKALI IRAN ADALAH PENGHASIL OPIUM
    ==> APAKAH INI NEGARA YANG ISLAMI???
    ==> ATAUKAH NEGARA KAFIRUN???

    Dan negara ini pun telah mampu meredam angka penularan HIV / AIDS di kalangan napi di lapas-lapas. Jika kesuksesan ini mampu meredam angka penularan HIV/AIDS, mengapa kita tidak mencobanya ?

    Iran adalah salah satu negara yang berhasil menjalankan program ini, – tanpa menebarkan lebih banyak lagi jarum suntik. Apa rahasianya? Saat ini, terdapat lebih dari 2,5 juta pengguna napza di Iran. Penggunanya pun lebih banyak kaum pria sehingga masalah ini dikategorikan sebagai *male issues*. Upaya untuk menghambat distribusi obat-obatan dan jarum suntik juga dipandang tidak berhasil. Bahkan data terbaru tahun 2007 menyatakan bahwa terdapat sekitar 6.200 ton narkotika terdistribusi di kalangan penggunanya.

    Selaras dengan itu, terjadi pula peningkatan jumlah pasien HIV/AIDS terutama di kalangan pengguna napza. Hal ini dianggap sebagai masalah ganda yang alami, karena keduanya saling terkait erat.

    Departemen Kesehatan Iran mencatat terdapat sekitar 1300 kasus baru HIV/AIDS di awal tahun ini. Dikatakan oleh Azarakhsh Mokri, MD,PhD, Associate Professor dari Fakultas Psychiatry University of Iran, sama dengan kasus di negara-negara lain, penyebabnya terutama dikarenakan oleh penggunaan jarum suntik secara bergantian dan tidak steril. Peningkatan tertinggi bahkan terjadi di dalam penjara! Mokri mengatakan bahwa ini dikarenakan hukum negara Iran melarang keras penggunaan napza. Pelakunya dianggap kriminal dan langsung dipenjarakan.

    Mokri menegaskan bahwa peningkatan penggunaan jarum suntik di dalam penjara cenderung lebih baik ketimbang bila terjadi di luar penjara. Meski demikian, bukan berarti hal ini akan dibiarkan terus menerus. “Pemerintah terus berupaya untuk mengurangi epidemi ini. Hal ini menjadi lebih baik karena konsentrasinya terpusat di dalam penjara,” kata Mokri.

    Saat ini yang dilakukan oleh pemerintah Iran adalah menggandeng perguruan tinggi dan lembaga setempat untuk program konseling dan terapi obat pengganti. Lebih dari 1.200 *private MMT centre *dibangun untuk memfasilitasi program ini. Enam ratus diantaranya dibangun di penjara dan berfungsi dengan sangat baik dengan cakupan mencapai 8.200 klien narapidana.

    *Private Centre* ini menyediakan layanan konseling dan terapi obat pengganti (metadone dan buprenorphine). Para klen (narapidana) pun tidak kesulitan dalam mengakses layanan ini. Selain jarak yang dekat, para klien juga tidak perlu membayar biaya apapun karena pemerintah Iran mensubsidi semua keperluan obat-obatan harian (metadone dan buprenorphine).

    Para klien yang sudah keluar dari penjara atau masa tahanannya telah habis juga tetap bisa melanjutkan program ini dengan mengunjungi *private centre*terdekat. Dengan demikian prpgram konseling dan terapi obat bagi para klien tersebut tidak terhambat.

    Program yang sudah berlangsung selama tujuh tahun ini memang belum menampakkan hasil yang signifikan. Bila terjadi penurunan kasus dalam penjara, terjadi peningkatan kasus baru yang terjadi di luar penjara.

    Penyebab utamanya adalah Opium. Iran merupakan salah satu negara penghasil opium, – meski skalanya tidak sebesar Amerika Selatan. “Kami terus berusaha meregulasi hukum terhadap keberadaan ladang opium di Iran,” kata Mokri. Jika hukum tersebut bisa diterima, maka ia yakin keberhasilan program Harm Reduction ini akan lebih terlihat.

    Dalam sesinya di Kongres Internasional Harm Reduction ke-18 yang berlangsung di Warsawa 13-17 Mei 2007, Azarakhsh Mokri juga membagi kiatnya dalam membangun *private MMT Centre* ini. Untuk sebuah *private centre* yang mampu melayani 50 – 200 klien, dibutuhkan hanya ruangan seluas 75 meter persegi dengan fasilitator 1-2 orang perawat, 1 orang psikolog ataupun psikiater dan atau pekerja sosial, persediaan
    metadone dan obat-obatan lain yang mendukung penyembuhan para pecandu, serta legalisasi dari lembaga kesehatan terkait.

    Di Iran, *private centre* ini dianggap lebih efektif oleh pemerintah setempat karena biaya operasionalnya yang murah. “Setiap bulan, *private centre* ini hanya membutuhkan biaya opersional sebesar 50 – 75 US Dollar yang disokong oleh pemerintah maupun pendonor,” kata Mokri.

    Jika di Iran partisipasi pemerintah dan pendonor telah terjalin, apa yang terjadi di Indonesia malah sebaliknya. Pencegahan penularan HIV / AIDS di lembaga pemasyarakatan (lapas) terhalang kendala minimnya dana dan kurangnya jumlah tenaga medis. Hal ini membuat proses pencegahan penularan HIV di dalam lapas tidak berjalan efektif dan maksimal. Apalagi, hingga kini masih banyak ditemui kasus penyalahgunaan narkoba suntik di penjara, dengan resiko tertular HIV sangat besar, kata dr. Aida Fatmi, Ka.Subdin Kesehatan Masyarakat DKI Jakarta kepada rileks.com, di sela-sela bincang-bincang sehat bersama wartawan kesehatan.

    “Masih ada kebiasaan menggunakan narkoba suntik secara ilegal di dalam penjara, suntikan yang digunakan pun bergantian,” katanya. Padahal, dengan mengirim ke lapas, kondisi pecandu narkoba tidak akan menjadi lebih baik. Pasalnya kondisi sanitasi di lapas sangat buruk, penuh sesak dan makanan yang disajikan pun alakadarnya. Akibatnya, resiko tertular pun sangat tinggi. Kecil kemungkinan para pecandu yang ada dalam satu sel tidak menulari rekan satu selnya, tegas Aida

    Sebagai Ibukota negara, DKI Jakarta sendiri telah membentuk Komisi Penanggulangan AIDS Propinsi (KPAP) dengan Kelompok Kerja (Pokja) Penanggulangan HIV/AIDS di LP dan rutan, dimana fungsi komisi ini untuk mengawasi dan melaporkan perkembangan penyakit HIV/AIDS di setiap LP dan rutan.

    “Hasilnya memang cukup signifikan, karena dari pokja-pokja yang dibentuk, jumlah pengidap HIV / AIDS dan data korbannya dapat terdeteksi dengan cepat,” kata Ketua Pelaksana Harian KPAP DKI Jakarta, Drs. Priyadi.

    Penangangan korban HIV/AIDS nya sendiri, lanjutnya, meski terbentur dengan minimnya dana dan tenaga medis. Secara keseluruhan, aku Priyadi, dana kesehatan untuk pengidap HIV/AIDS tidak ada. Budget dana yang disediakan pemerintah diberikan untuk keseluruhan penyakit. Tidak secara spesifik untuk pengidap HIV/AIDS, tegasnya.

    Jadi, jika pemerintah dan masyarakat mau berkaca dari kesuksesan Iran menekan angka penyebaran HIV / AIDS di lapas, mungkin Indonesia bisa dijadikan proyek penelitian dunia. Karena untuk kasus pengidap HIV / AIDS, Indonesia termasuk negara yang cukup diwaspadai, pungkas Aida.

    rileks.com

  11. Wilujeng boboran.
    Kumaha damang ?

  12. Wilujeng boboran

    terima kasih tulisannya…

  13. nice blog 🙂
    salam kenal dr pdg

  14. @Onta

    Ayat Imamah

    “Dan (Ingatlah), ketika Ibrahim diuji Rabb-nya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia. Ibrahim berkata: (Dan saya mohon juga) dari keturunanku. Allah berfirman: Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim” (QS. Al Baqarah:124)

    Penafsiran ayat tsb diatas adalah sbb:

    Pertama, informasi ayat di atas adalah jelas, yakni bahwasanya kedudukan imamah berbeda dengan kedudukan kenabian.

    Kedua, kedudukan imamah lebih tinggi daripada kenabian. Dalilnya adalah bahwasanya Allah Azza Wajalla memberikan kabar gembira kepada Nabi Ibrahim as dengan imamah padahal sebelumnya beliau adalah seorang nabi.

    Ketiga, sesungguhnya imamah adalah janji Allah swt (yang dianugerahkan kepada hamba-Nya yang dikehendaki-Nya) yang tidak ada campur tangan manusia. Jadi, imamah adalah pilihan Allah swt, bukan pilihan manusia.

    Empat, karena imam adalah pilihan Allah swt, maka seorang imam haruslah maksum sepanjang hidupnya. Sebab apabila ia berbuat salah, maka itu adalah suatu kezaliman, sedangkan imamah tidak akan mengenai orang yang zalim, sebagaimana juga imam tersucikan dari kemusyrikan karena syirik kepada Allah swt itu adalah kezaliman yang sangat besar dan dosa yang tidak terampuni.

    Kelima, sesungguhnya ayat imamah tersebut menetapkan imamah bagi Nabi Ibrahim as dan sebagian keturunannya (atas permohonannya). Oleh karena itu, Nabi Muhammad saw dan keturunannya (Ahlul Baitnya) adalah masih keturunan Nabi Ibrahim as yg merupakan imam semenjak pemulaan risalah Islam sampai wafatnya beliau dan digantikan oleh keturunan beliau hingga akhir zaman.

    Keenam, sesungguhnya diciptakannya imam oleh Allah swt itu adalah demi kepentingan manusia yg mendambakan kesempurnaan lahir dan bathin, yakni bahwasanya umat ini membutuhkan seorang imam di dunia maupun di akhirat.

    Wassalamu’alaikum…

    • Ayat Imamah

      ==>
      Dan (ingatlah), ketika IBRAHIM diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu IBRAHIM menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu IMAM bagi seluruh manusia”. IBRAHIM berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang dzalim”. [Al Baqarah 124]

      Sesungguhnya IBRAHIM adalah seorang IMAM yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan), [An Nahl 120]

  15. emang imam itu apa ya?.

    • @Wedul Sherenian

      Imam adalah yg memberi yg petunjuk untuk menjelaskan al-Qur’an, menerangkan hukum-hukum syariat, menjaga masyarakat dari penyimpangan, menjawab seluruh pertanyaan yang bersangkutan dengan agama dan keyakinan, mengimplementasikan keadilan di tengah masyarakat, membentengi Islam yg Rakhmatan lil’Alamin dari musuh-musuhnya yg setiap saat menghancurkan Islam, baik internal maupun eksternal. Demikian, semoga anda berkenan.

      Wassalamu’alaikum…

      • menjawab seluruh pertanyaan yang bersangkutan dengan agama dan keyakinan

        ==> IMAM tidak boleh berbicara dengan makmum saat shalat berjamaah, anda lupa itu????

      • Benar apa yg anda katakan itu, terimakasih.

      • berarti semua orang bisa menjadi Imam kan jika memenuhi semua kriteria diatas?

      • Yang dimaksud imam yg memberikan petunjuk, sbb:

        “Innama anta mundzir wa likulli qaumin hâdin.” (Sesungguhnya engkau [hanyalah] adalah seorang pemberi peringatan dan pada setiap kaum terdapat seorang yang memberikan petunjuk” (Qs. Al-Ra’ad [13]:7)

        Para penafsir Syiah dan sebagan penafsir Ahlusunnah di antaranya Imam Fakhurrazi seorang mufassir kawakan Ahlusunnah berkata: Pemberi peringatan adalah Nabi Saw dan pemberi petunjuk (hâdi) adalah Ali As. Lantaran Ibnu Abbas berkata: Rasulullah Saw meletakkan tangannya yang mulia di dadanya dan berkata: “Aku adalah pemberi peringatan (Ana al-Mundzir). Dan kemudian menunjuk kepada Ali bin Abi Thalib As dan bersabda: “Dan engkau adalah pemberi petunjuk (Hâdi) wahai Ali! Bika yahtadi al-muhtadun min ba’di.” (Melaluimu orang-orang yang mencari petunjuk, akan mendapatkan petunjuk).

        [Fakhrurazi, Tafsir al-Kabir, jil. 19, hal. 14.]

      • Yang dimaksud imam yg memberikan petunjuk, sbb:

        “Innama anta mundzir wa likulli qaumin hâdin.” (Sesungguhnya engkau [hanyalah] adalah seorang pemberi peringatan dan pada setiap kaum terdapat seorang yang memberikan petunjuk” (Qs. Al-Ra’ad [13]:7)

        Para penafsir Syiah dan sebagan penafsir Ahlusunnah di antaranya Imam Fakhurrazi seorang mufassir kawakan Ahlusunnah berkata: Pemberi peringatan adalah Nabi Saw dan pemberi petunjuk (hâdi) adalah Ali As. Lantaran Ibnu Abbas berkata: Rasulullah Saw meletakkan tangannya yang mulia di dadanya dan berkata: “Aku adalah pemberi peringatan (Ana al-Mundzir). Dan kemudian menunjuk kepada Ali bin Abi Thalib As dan bersabda: “Dan engkau adalah pemberi petunjuk (Hâdi) wahai Ali! Bika yahtadi al-muhtadun min ba’di.” (Melaluimu orang-orang yang mencari petunjuk, akan mendapatkan petunjuk).

        [Fakhrurazi, Tafsir al-Kabir, jil. 19, hal. 14.]

        masalahnya banyak yang mendapat petunjuk tanpa melalui Imam Ali dan secara keilmuan ilmu diantara para sahabat juga sama bagusnya.

  16. Imam adalah yg memberi yg petunjuk untuk menjelaskan al-Qur’an,

    ==> Betul, makanya kalau Imam sedang baca Alquran anda harus dengarkan baik-baik, dan saat imam rukuk anda harus rukuk… dsb sampai dengan salam

    ===> Dan jangan menggerutu dalam hati walaupun shalat tarawihnya 11 rakaat atau ada juga IMAM yang membawa makmumnya 23 rakaat dalam SHALAT TARAWIH BERJAMAAH

  17. cember 1, 2009 at 2:55 pm

    Jangan suka ngatain bencong…
    Ngaca….

    ===> Boleh tahu, apakah anda kenal dengan dia????

    http://haniifa.wordpress.com/2009/11/20/laki-laki-mengaku-ahlul-bait-artinya-dia-bencong/#comment-7872

  18. masalahnya banyak muslim yang mendapat petunjuk tanpa melalui Imam Ali dan secara keilmuan ilmu diantara para sahabat juga sama bagusnya.

  19. @Wawansyah

    anda bilang :

    Pemberi peringatan adalah Nabi Saw dan pemberi petunjuk (hâdi) adalah Ali As.
    ========================================
    beda pemberi peringatan dan pemberi petunjuk itu bagaimana ya?. Setahuku pemberi petunjuk dan peringatan itu ya Nabi Muhammad dengan Al-Quran

  20. Jangan Lupakan Karbala

    Lirik/lagu: Ust. Abdullah ass-Segaff, Arr: Tondi Rangkuti

    Oh…Husein…kau mengapa…
    Oh…Husein…kau dimana…
    Oh…Husein…kau menderita…
    Oh…Husein…teraniaya
    @haniifa say: Husein adalah Tuhan Putra Patung Kepala Manusia pengganti Tuhan Kepala Sapi Betina

    Bersusah payah Rasul mengajarkan firman Allah
    Besusah payah Rasul memuliakan kaum lemah
    Bersusah payah Rasul mengajarkan kebenaran
    Bersusah payah Rasul menegakkan keadilan

    @haniifa say: Rasul Imam Ali as menerima wahyu

    Mungkinkah beragama bagi orang tak berbudi?
    Mungkinkah beragama bagi orang ingkar janji?
    Berbudikah mereka yang membunuh putra Nabi?
    Bersikap tak peduli apakah tak ingkar janji?

    Mengapa kau lupakan pembantaian di Karbala?
    Mengapa kau abaikan putra Rasul teraniaya?
    Apakah kau tak malu mengatakan beragama?
    Tangis Rasulpun tidak membuat engkau berduka
    @haniifa say: Imam Ali as (Nabi dan Rasul) adalah Tuhan Sapi Jantan

    Oh…Husein putera Zahra penghulu pemuda syurga
    Telah syahid di Karbala demi tegak agama
    Oh…Husein putera Zahra cucu Nabi yang tercinta
    Saksi korban Karbala bagi umat manusia.
    @haniifa say: Zahra adalah Tuhan Sapi Betina

    Result Propaganda bisikan Syaitan :

    Trinitas => 3 Tuhan Kepala Sapi

    1. Husein adalah Tuhan Putra Sapi
    2. Imam Ali as adalah Tuhan Bapa Sapi
    3. Zahra adalah Tuhan Sapi Betina

    ==> ha ha ha ternyata ANDA PENYEMBAH TUHAN SAPI

  21. Assalaamu’alaikum

    Sahabat dirai dan dijemput ke Laman Menulis Gaya Sendiri untuk menerima AWARD PERSAHABATAN – YOU’RE A GREAT BLOGGER sempena ULANG TAHUN PERTAMA laman saya. Salam mesra dari Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.

    SITI FATIMAH AHMAD

    # juga sahabat yang pernah berkomentar di laman saya dan melihat iklan ini, bimbang saya tidak sempat ke laman sahabat pula kerana terlalu ramainya..

    • Wa’alaikumsalam…

      Alhamdulillah, terimakasih sahabatku SITI FATIMAH AHMAD yg telah menerima AWARD PERSAHABATAN. Selamat Ulang Tahun, semoga sukses selalu. Insya Allah saya akan menjemputnya. Mohon ma’af apabila blog saya kurang nyaman, karena terlalu ramainya dgn kegaduhan.

      Wa’alaikumsalam…

  22. @wawansyah17
    hei mas……sampeyan tau gak bahwa dalam kitab Ihya Ulummuddin, Ghazali edisi dar Al Fikr , Bayrout bahwa di situ ucapan doa utk Fatima Azzahra adalah alayhassalaam (a.s.), mau punya kopinya??
    (Maaf, saya menggunakan kitab2 langsung bukan dari internet)
    man sholla alayya walam yusholl ala ahli al bayti, falam yataqobbal minhu” demikian sabda nabi Saw (shollaAllah alayhi wa alihi wassalam!)!

    • @Ahmed Shahi Kusuma

      Terimakasih atas informasinya. Sepengetahuan saya; ajaran Ahlul Bait as tersebar diberbagai kitab Islam, karena disepanjang zaman Islam berada dibawah naungan para Imam Ahlul Bait as.

      Saya mau punya copynya, namun belum sempat untuk mengirim surat. maklum tempat saya jauh dari kota.

      Wassalam…

  23. kunjungan perdana
    salam hangat selalu

    post yg baik

  24. Assalaamu’alaikum

    SELAMAT HARI IBU ini ku tujukan buat:

    1. SAHABATKU ….SEORANG IBU
    2. IBU KALIAN
    3. ISTERI KALIAN

    SAHABAT,
    MENGERTILAH BAHAWA…..

    Hati IBU bagaikan jurang yang didasarnya selalu ada maaf
    Di sisi IBU adalah tempat yang paling aman
    Cinta IBU tidak pernah lapuk
    Cinta IBU adalah yang laing baik daripada segalanya.

    # KEPADA SAHABAT DAN PEMBACA YANG BERADA DI LAMAN SAHABATKU INI… Semua anda dijemput ke LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI untuk menerima HADIAH AWARD –AWARD ISTIMEWA dari saya sempena menyambut SELAMAT HARI IBU di Indonesia.

    Dengan segala hormatnya saya mempersilakan anda sekelian menerimanya sebagai tanda ketulusan hati SEORANG SAHABAT yang mencintai kalian.

    Selamat Tahu Baru Hijriyyah 1431 dan Selamat Tahun Baru 2010
    Salam mesra dari BANGI, MALAYSIA.

    -SITI FATIMAH AHMAD –
    22 Disember 2009/RABU

    • Wa’alaikumsalam…

      Subhanallah…terimakasih atas HADIAH AWARD –AWARD ISTIMEWA dalam rangka menyambut HARI IBU, semoga Sahabat Siti Fatimah Ahmad menjadi Ibu teladan di Malaysia, amin.

      Wassalamu’alaikum…

  25. Assalaamu’alaikum

    Apa khabar Wawansyah ? berkunjung lagi untuk menimba ilmu baru yang mungkin ada untuk dikongsikan sementelah masih punya waktu untuk menyusuri dunia maya sebelum masa sibuk akan hadir beberapa detik mendatang. mudahan dalam kesibukan itu tidak akan menjarakkan perkongsian ilmu antara kita.

    terima kasih atas bait-bait puisi/lirik di laman saya. cukup mengesankan ketika membacanya. Salam manis selalu.

    • Wassalamu’alaikum…

      Alhamdulillah…baik-baik saja, terimakasih atas kunjungannya. Mari kita sama-sama belajar dalam menimba ilmu, walaupun ditengah-tengah kesibukan sehari-hari. Itu semua dalam rangka beribadah kepada Allah swt. Bait puisi/lirik tsb hanyalah kutipan belaka, terimakasih Sahabat telah sudi membacanya.

      Wassalamu’alaikum…

  26. Assalaamu’alaikum…

    Kembali bersilaturahmi setelah saya membaca semula komentar teman-teman yang pernah mengisi ruang persahabatan di laman saya dan telah lama tidak dikunjungi. Didoakan sihat sejahtera dan terus maju dalam berkongsi ilmu bermanfaat untuk semua.

    Subhanallah… saudara Wawansyah17, masih belum ada posting baru lagi ke.. Semoga akan terus berjaya dan bersemangat waja dalam mengharungi kehidupan ini.

    Salam persahabatan dari Sarikei, Sarawak, MALAYSIA.

    • Wa’alaikumsalam…

      Alhamdulillah… terimakasih sdri Siti kembali untuk bersilaturakhmi dan atas do’anya, semoga kita semua selalu ada dalam bimbinngan Allah swt. Belum ada posting baru lagi ya Ukhti, kerana saya sibuk dalam keseharian untuk mencari nafkah.

      Salam persahabatan kembali dari Bandung-Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: