Tentang Saya

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Saya adalah seorang Muslim yg lahir dan dibesarkan dilingkungan yang awam dalam agama. Namun Orangtua saya menyuruh belajar dan mengaji di Mesjid dan pernah sekolah agama sampai kelas VI SD. Selepas dari itu semua, saya belajar agama hanya alakadarnya. Namun dalam perjalanan untuk belajar agama, ternyata  agama Islam secara garis besarnya itu terbagi menjadi 2 (dua) pemahaman (Mazhab) yaitu Sunni dan Syi’ah. Saya baru mengetahui setelah dewasa bahwa kata orang saya itu termasuk Mazhab Sunni seperti yang dianut oleh masyarakat sekitar lingkungan saya. Sebenarnya saya tidak peduli, apakah saya termasuk Mazhab apa, yang penting saya adalah beragama Islam seperti Orangtua saya dan Guru mengaji saya, karena dalam beragama tidak ada kewajibkan untuk bermazhab.

Pada awal saya mengetahui didalam Islam itu ada dua pemahaman (mazhab), saya selalu bertanya kenapa sampai terjadi seperti itu? apa yang menjadi penyebabnya? mana yang benar mazhab Sunni atau Syi’ah? karena mustahil kebenaran dalam agama  ada dua. Mungkin inilah yang memicu perpecahan di dalam Islam. Seperti contoh; dilingkungan saya  sebagian masyarakat ada yang NU dan Persis.  Masing-masing punya mesjid dan tatacara beribadahnya juga berbeda, seperti shalat tarawih; yang NU 23 raka’at, yang Persis 11 raka’at. Pernah terjadi suatu masa hari Raya Idul Fitrinya berlainan waktunya.  Padahal jarak antara mesjid yang satu dengan yang lainnya, hanya berjarak -/+ 50 meter. Apakah dengan keadaan ini dalam menjalankan syari’atnya sudah benar? Sedangkan Islam adalah agama yang Rakhmatan lil’Alamin, semestinya ada kesamaan dalam semua tatacara ibadahnya, kenapa harus berbeda??????

Hal itu adalah contoh kecil dilingkungan saya, mungkin sama dengan di daerah lainnya atau lebih luas lagi dibelahan dunia lainnya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Iklan

12 Tanggapan

  1. Tadi rada ubek-ubekan nyari komen saya yang terakhir di sini.

    Ngasih support dikit yah….

    Kalau mau menampilkan Komen Terakhir di sisi kanan, pilih menu Tampilan -> Widget. Terus tarik kotakan Komen Terakhir ke deretan Kolom Sisi. Selesai, dan Komen Terakhir diharapkan sudah di sisi kanan.

    Salam.

  2. Tukar link, boleh ya?

  3. Assalaamu’alaikum

    Salam kenal dan blognya masih baru lagi. Mudahan semangat menulis akan terus bercambah. Penulisannya juga mantap dan bagus. Terima kasih kerana sudi berziarah ke laman saya. Salam mesra dari saya di Bangi, Selangor, Malaysia. 😀

  4. Salam ikhuwah dari Kota hujan
    Kunjungan balasan
    mari tebarkn salam
    eratkan tali shilaurrahmi
    salammmmmmmmmmmmmmmmmm

  5. salam kenal ^____^

    ======Quant03m=======

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: